Bantul - Angin kencang menerjang dan mengakibatkan
puluhan pohon tumbang di Bantul, Yogyakarta. Belasan rumah rusak dan
sebuah mobil yang tengah melintas jadi korban.
Pohon yang tumbang di antaranya terjadi di Dusun Banyudono, Desa Canden, Kecamatan Jetis, Bantul. Sebuah pohon melinjo menimpa rumah Siti Mariah (30) dan mengakibatkan atap dan genting berantakan.
Sementara di Jalan DR Wahidin Sudirohusono, Desa Trirenggo, pohon sengon berdiameter sekitar setengah meter menimpa bangunan milik PDAM Bantul.
Angin kencang juga menumbangkan pohon perindang di Jl Bantul, Dusun Druwo, Pendowoharjo, Kecamatan Sewon. Sebuah mobil Avanza yang tengah melintas terimpa. Mobil warna hitam berpelat AB 1891 XX milik Bank BPD DIY itu pun ringsek. Kaca depan dan belakang hancur. Beruntung, sang pengemudi selamat.
"Mobil ini baru sebulan dibeli. Dan ini tadi baru saja menjalani perawatan pertama dan berniat pulang ke kantor. Tapi pas melintas tiba-tiba pohon itu tumbang. Untung yang ringsek bukan pas di atas kemudi", kata Aris (35), sang pengemudi.
Dampak angin kencang juga dirasakan warga Desa Bawuran, Kecamatan Pleret. Tiga rumah warga tertimpa pohon. Masing-masing milik Sujoko, Tugiran dan Samsuwono.
Di Dusun Lemah Abang, Kecamatan Dlingo, satu rumah roboh. Sedangka di Dusun Kediwang, sebuah rumah miring karena terjangan angin.
Berdasar data sementara Data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, terpantau ada 28 titik pohon tumbang.
"Anginnya sebenarnya terjadi sejak pagi tanpa disertai hujan. Bahkan hingga siang belum reda meski sifatnya fluktuatif. Jadi dampaknya juga cukup besar di antaranya juga menimpa dua bangunan sekolah," terang Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto.
Jumlah 28 titik dampak angin kencang itu tersebar di 8 wilayah kecamatan dari Kecamatan Bantul, Sewon, Bambanglipuro, Jetis, Pleret, Srandakan, Imogiri, dan Dlingo.
Personel BPBD, TNI, Polisi, Tagana dan PMI langsung bergerak dan membantu warga. Pepohanan yang menimpa bangunan atau melintang di jalan di potong dan disingkirkan. Sementara atap-atap yang rusak mulai dibenahi dan kembali dipasangi genting.
detikNews
Pohon yang tumbang di antaranya terjadi di Dusun Banyudono, Desa Canden, Kecamatan Jetis, Bantul. Sebuah pohon melinjo menimpa rumah Siti Mariah (30) dan mengakibatkan atap dan genting berantakan.
Sementara di Jalan DR Wahidin Sudirohusono, Desa Trirenggo, pohon sengon berdiameter sekitar setengah meter menimpa bangunan milik PDAM Bantul.
Angin kencang juga menumbangkan pohon perindang di Jl Bantul, Dusun Druwo, Pendowoharjo, Kecamatan Sewon. Sebuah mobil Avanza yang tengah melintas terimpa. Mobil warna hitam berpelat AB 1891 XX milik Bank BPD DIY itu pun ringsek. Kaca depan dan belakang hancur. Beruntung, sang pengemudi selamat.
"Mobil ini baru sebulan dibeli. Dan ini tadi baru saja menjalani perawatan pertama dan berniat pulang ke kantor. Tapi pas melintas tiba-tiba pohon itu tumbang. Untung yang ringsek bukan pas di atas kemudi", kata Aris (35), sang pengemudi.
Dampak angin kencang juga dirasakan warga Desa Bawuran, Kecamatan Pleret. Tiga rumah warga tertimpa pohon. Masing-masing milik Sujoko, Tugiran dan Samsuwono.
Di Dusun Lemah Abang, Kecamatan Dlingo, satu rumah roboh. Sedangka di Dusun Kediwang, sebuah rumah miring karena terjangan angin.
Berdasar data sementara Data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, terpantau ada 28 titik pohon tumbang.
"Anginnya sebenarnya terjadi sejak pagi tanpa disertai hujan. Bahkan hingga siang belum reda meski sifatnya fluktuatif. Jadi dampaknya juga cukup besar di antaranya juga menimpa dua bangunan sekolah," terang Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto.
Jumlah 28 titik dampak angin kencang itu tersebar di 8 wilayah kecamatan dari Kecamatan Bantul, Sewon, Bambanglipuro, Jetis, Pleret, Srandakan, Imogiri, dan Dlingo.
Personel BPBD, TNI, Polisi, Tagana dan PMI langsung bergerak dan membantu warga. Pepohanan yang menimpa bangunan atau melintang di jalan di potong dan disingkirkan. Sementara atap-atap yang rusak mulai dibenahi dan kembali dipasangi genting.
detikNews

Tidak ada komentar:
Posting Komentar